Latest Entries
Demokrasi / Indonesia

Lahirnya Demokrasi di Era Pasca-Soeharto: Evolusi ataukah Stagnansi?

Salah satu kemajuan yang telah dicapai oleh bangsa ini setelah Reformasi 1998 adalah dikembalikannya kehidupan politik yang demokratis. Dengan adanya sistem politik yang lebih demokratis, pemerintahan bangsa ini tidak lagi ditentukan oleh satu orang (otokrasi), atau sekelompok orang (oligarki), tapi oleh semua orang, atau paling sedikit oleh sebagian besar anggota masyarakatnya, demokrasi. Kita juga menyadari … Baca lebih lanjut

Demokrasi / Indonesia

Lingkaran Setan Korupsi di Indonesia

Korupsi dan Indonesia bagaikan sebuah rantai yang saling mengait antara satu dengan yang lainnya, diantaranya berjejer masalah-masalah yang kian hari kian mengu-atkan simpul yang terjalin diantara keduanya. Bahkan menurut survei Freedom Barometer Asia 2011, Indonesia menempati rangking ke-6 negara terkorup di dunia. Selain daripada itu, Indonesia memuncaki klasemen sebagai negara terkorup di kawa-san Asia Pasifik. … Baca lebih lanjut

Demokrasi / Indonesia

Sisa Nafas Patrimonialisme Indonesia di Era Pasca-Soeharto

Patrimonialisme merupakan sebuah sistem bentukan hubungan dari sang “patron” atau induk dengan “client” atau anak buahnya. Dalam patrimonialisme sang patron bertindak protektif kepada sang client dengan harapan sang client nantinya dapat menjaga kekuasaan atau hegemon sang “patron” yang telah memberikan dukungan pada si “client.” Sehingga, menurut Crouch (1979), kekuasaan sang pemimpin sangat tergantung oleh bagaimana … Baca lebih lanjut

Demokrasi / HAM / Indonesia

Demokrasi Tanpa Demokrat

Lahirnya era reformasi, menyusul runtuhnya Soeharto dari kepemimpinannya, menghasilkan pemilihan umum yang berbeda dari yang sebelumnya telah terlaksana: lebih liberal dan demokratis. Pemilihan umum 1999 dan 2004 adalah saat Indonesia dilanda demam demokrasi elektoral, artinya semangat demokrasi mengeras neski demokrasi diartikan sebagai sebatas pemilu. Sebagian besar elemen masyarakat menaruh harapan yang sangat besar pada pemlu … Baca lebih lanjut

Konflik dan Persengketaan

The Role of Structural Factors for War-Causing Nationalism: The Domestic Balance of Power and of Will

In many cases, the size of the risk posed by nationalism is influenced by the balance of power and of will between stateless nationalisms and the central states that hold them captive; by the degree and pattern of regional ethnic intermingling by the defensibility and legitimacy of the borders of new national states and by … Baca lebih lanjut